logo Kompas.id
NusantaraDalam Seminggu, 650 Kendaraan di Kalteng Putar Balik karena Tak Bawa PCR

Dalam Seminggu, 650 Kendaraan di Kalteng Putar Balik karena Tak Bawa PCR

Pos penjagaan sudah mulai efektif bekerja untuk membatasi pergerakan masyarakat jelang Lebaran di Kalimantan Tengah. Sanksi pun sudah mulai berlaku.

Oleh DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca

KUALA KAPUAS, KOMPAS — Pembatasan pergerakan masyarakat jelang Lebaran di Kalimantan Tengah kian ketat. Dalam seminggu, sudah 650 kendaraan yang diminta putar balik di perbatasan Kalimantan Selatan-Kalimantan Tengah lantaran tidak memiliki dokumen antigen ataupun real time polymerase chain reaction (RT-PCR).

Sebelumnya, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 443.1/40/Satgas Covid-19 tentang Ketentuan Khusus Perjalanan Masuk Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dalam masa pandemi Covid-19. Dalam kebijakan itu, setiap orang yang masuk wilayah Kalteng harus memiliki dokumen RT-PCR.

Pada Selasa (4/5/2021) siang, Kompas memantau wilayah perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas. Pos penjagaan dibuat di Anjir Serapat Timur, tepatnya di Kilometer 12,5 Kabupaten Kapuas, Kalteng.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..