logo Kompas.id
NusantaraLima Pegawai Jadi Tersangka, Korban Alat Tes Bekas Capai 30.000 Orang

Lima Pegawai Jadi Tersangka, Korban Alat Tes Bekas Capai 30.000 Orang

Polda Sumut menetapkan 5 tersangka penggunaan alat tes antigen bekas pakai di Laboratorium Kimia Farma Bandara Kualanamu. Kejahatan dilakukan sejak Desember 2020 dengan korban 30.000 orang dan keuntungan Rp 1,8 miliar.

Oleh NIKSON SINAGA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/NIKSON SINAGA

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal RZ Panca Putra Simanjuntak (kedua dari kiri) memaparkan hasil penyelidikan tentang pemakaian ulang alat tes usap antigen Covid-19 bekas pakai di Laboratorium Kimia Farma Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Kamis (29/4/2021).

MEDAN, KOMPAS — Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan lima tersangka penggunaan alat tes usap antigen Covid-19 bekas pakai di Laboratorium Kimia Farma Bandara Kualanamu. Aksi itu telah dilakukan sejak Desember 2020 dengan korban diperkirakan 30.000 orang dan uang yang diraup Rp 1,8 miliar.

”Kami masih terus menyelidiki kasus ini termasuk untuk melihat apakah perusahaan terlibat. Masyarakat harus kami lindungi,” kata Kepala Polda Sumut  Inspektur Jenderal RZ Panca Putra Simanjuntak, di Medan, Kamis (29/4/2021).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gregorius Finesso
Bagikan
Memuat data..