logo Kompas.id
NusantaraWarga Minta Program Singkong...

Warga Minta Program Singkong ”Food Estate” Jangan Rambah Kebun

Program strategis nasional Lumbung Pangan atau Food Estate harus selaras dengan pembenahan tata ruang di Kalimantan Tengah. Program itu jadi kesempatan untuk memperbaiki tata ruang untuk menghindari masalah.

Oleh
DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca

PALANGKARAYA, KOMPAS — Kawasan kebun singkong seluas 2.000 hektar dalam program Lumbung Pangan (Food Estate) di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, merambah kebun warga. Kebun karet, sawit, dan tanaman keras pun hilang dan jadi kebun singkong.

Hal itu terungkap dalam kegiatan reses daring anggota DPD Agustin Teras Narang di Gunung Mas, Jumat (23/4/2021). Hadir dalam kegiatan itu Camat Sepang Sayusdi, Kepala Desa Sepang Kota Dehing, dan Kepala Desa Tewai Baru Sigo.

Program cadangan logistik yang merupakan bagian dari program strategis nasional (PSN) lumbung pangan atau yang dikenal dengan sebutan Food Estate itu dimulai pada November 2020. Tahap awal program itu bakal membuka 2.000 hektar kawasan hutan produksi di dua desa, yakni Desa Sepang Kota dan Desa Tewai Baru. Keduanya berada di wilayah Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalteng.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan