logo Kompas.id
NusantaraPro-Kontra Vaksin Nusantara, BPOM Tegaskan Standardisasi Penelitian Jangan Diabaikan

Pro-Kontra Vaksin Nusantara, BPOM Tegaskan Standardisasi Penelitian Jangan Diabaikan

Pengembangan Vaksin Nusantara menuai pro dan kontra. BPOM menilai penelitian vaksin ini belum bisa dilanjutkan ke uji klinis fase dua. Standardisasi penelitian jangan diabaikan dan berlaku sama untuk semua penelitian.

Oleh TATANG MULYANA SINAGA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ADITYA PUTRA PERDANA

Suasana kesibukan para petugas di Laboratorium Patologi Klinik RSUP Dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/2/2021). Di ruangan berbeda, pada area yang sama, juga terdapat laboratorium uji Covid-19 dengan kapasitas 300-400 pemeriksaan per hari. Selain itu, juga terdapat ruangan untuk penelitian dan pengembangan Vaksin Nusantara.

BANDUNG, KOMPAS — Pro-kontra pengembangan Vaksin Nusantara perlu segera diselesaikan agar tidak menjadi kontraproduktif terhadap upaya memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di Tanah Air. Demi hasil terbaik, standardisasi penelitian harus tetap yang terutama dan tidak boleh diabaikan.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito menegaskan, standardisasi penelitian berlaku sama untuk semua penelitian vaksin. Penny mengatakan, penelitian vaksin mesti berjalan secara bertahap sesuai standar. Salah satunya, melakukan uji praklinik sebelum diujicobakan kepada manusia dalam uji klinis fase pertama, kedua, dan ketiga.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..