logo Kompas.id
NusantaraSulitnya Menembus Lokasi Bencana Adonara

Sulitnya Menembus Lokasi Bencana Adonara

Lokasi bencana di Pulau Adonara sulit ditembus. Gelombang laut dan hancurnya infrastrukstur menjadi kendala. Listrik padam, bahan bakar menipis. Perlu penanganan secara holistik agar daerah itu segera bangkit.

Oleh FRANSISKUS PATI HERIN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Anak buah kapal menunggu penumpang yang akan menuju Pulau Adonara dari dermaga di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4/2021). Setelah tiga hari ditutup karena cuaca buruk, pelayaran antarpulau di kawasan tersebut kembali dibuka. Perahu tersebut menjadi sarana transportasi utama untuk mengakses sejumlah wilayah.

Mata publik kini tertuju ke Adonara, pulau yang terletak di ujung timur Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Sampai Selasa (6/4/2021), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, 49 orang meninggal dan 22 orang terluka akibat banjir bandang yang menerjang Adonara pada Minggu (4/4/2021) dini hari. Kini, untuk menjangkau berbagai lokasi bencana di pulau seluas 509 kilometer persegi, itu tak mudah.

Pesawat propeler lepas landas di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (6/4) pagi dalam kondisi cuaca kurang baik. Pesawat mengudara disambut awan tebal yang menggantung di sepanjang rute menuju Bandar Udara Frans Seda di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hamzirwan Hamid
Memuat data..