logo Kompas.id
NusantaraKami Senang Ibu Kota Pindah, tetapi Enggak Mau Terlalu Heboh

Kami Senang Ibu Kota Pindah, tetapi Enggak Mau Terlalu Heboh

Masyarakat di sekitar lokasi ibu kota negara baru di Kalimantan Timur merasa senang sekaligus cemas. Pemerintah didesak menyiapkan dulu kebijakan yang melindungi hak-hak hidup masyarakat lokal.

Oleh DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Foto udara kawasan hutan tanaman industri PT ITCI Hutani Manunggal yang pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo pada Desember 2019 di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (11/3/2021). Kawasan tersebut menjadi calon lokasi ibu kota negara baru.

Beribu masalah timbul jauh sebelum ibu kota negara dipindah. Konflik lahan, kerusakan lingkungan, hingga masalah sosial menyelimuti di sekitar lokasi pemindahan ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur. Masyarakat sekitar pun berharap, pindahnya ibu kota bisa memberikan rasa aman dan meningkatkan perekonomian.

Asmit (69) merupakan tokoh masyarakat di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Rumahnya tak jauh dari lokasi yang digadang-gadang menjadi pusat ibu kota negara yang baru, lebih kurang 11 kilometer.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Neli Triana
Memuat data..