logo Kompas.id
NusantaraPemerintah Daerah Wajib Keluarkan Anggaran untuk PSU

Pemerintah Daerah Wajib Keluarkan Anggaran untuk PSU

Mendagri Tito Karnavian akan mengkaji lebih dulu kemampuan daerah sebelum mengeluarkan anggaran untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang. Penggunaan anggaran dapat diambil dari sisa pelaksanaan pilkada sebelumnya.

Oleh RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berbicara di Grab Fatigon Vaccine Center yang digelar di kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Rabu (31/3/2021). Dia mengajak masyarakat tidak ragu untuk vaksinasi demi terciptanya kekebalan komunal.

PALEMBANG, KOMPAS — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akan mengkaji lebih dulu kemampuan daerah sebelum mengeluarkan anggaran untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang. Penggunaan anggaran dapat diambil dari sisa pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020 lalu. Jika masih kurang, pemda akan mengalokasikan anggaran sesuai keperluan.

”Dilihat dulu kemampuan daerah. Jika sudah mentok betul, maka akan dicari jalan keluar,” ujar Tito di Palembang, Rabu (31/3/2021). Bahkan, jika memang dibutuhkan, dirinya akan berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Langkah ini diterapkan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tujuh daerah tidak memiliki cukup dana untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Memuat data..