logo Kompas.id
NusantaraProtokol Kesehatan Kendur, Kluster Covid-19 Muncul di Sintang

Protokol Kesehatan Kendur, Kluster Covid-19 Muncul di Sintang

Pelaksanaan protokol kesehatan melemah, mengakibatkan munculnya kluster Covid-19 di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kluster tersebut berasal dari kegiatan bersepeda dan BPN Kabupaten Sintang.

Oleh EMANUEL EDI SAPUTRA
· 1 menit baca

PONTIANAK, KOMPAS — Kemunculan kluster Covid-19 baru di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dipicu mengendurnya pelaksanaan protokol kesehatan. Sementara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih mewajibkan tes usap polymerase chain reaction bagi mereka yang datang dari luar daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson, Jumat (26/3/2021), mengungkapkan, pada Jumat (26/3/2021), terdapat tambahan 54 kasus konfirmasi baru. Tambahan kasus tersebut tersebar di 8 kabupaten/kota, dengan kasus terbesar berada di Sintang mencapai 31 orang.

Peningkatan kasus di Kabupaten Sintang berasal dari kluster sepeda dan kluster Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sintang. Kluster sepeda tersebut berasal dari salah satu kompleks perumahan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..