logo Kompas.id
NusantaraKematian Peserta Kemah Bakti Mahasiswa di Limapuluh Kota Masih Misteri

Kematian Peserta Kemah Bakti Mahasiswa di Limapuluh Kota Masih Misteri

Enam orang sudah dimintai keterangan. Tidak ditemui tanda-tanda kekerasan di tubuh Mulia.

Oleh YOLA SASTRA
· 1 menit baca

PADANG, KOMPAS — Kepolisian Resor Limapuluh Kota menyelidiki kematian seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat peserta kemah bakti di Kecamatan Harau, Limapuluh Kota. Enam orang sudah dimintai keterangan, termasuk panitia acara dan teman satu angkatan korban.

Mahasiswa yang meninggal itu Mulia Firdaus (20) dari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (UM) Sumbar. Mahasiswa baru tersebut ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Air Luluh, Jorong Padang Tarok, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Minggu (15/3/2021) sekitar pukul 23.00.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Limapuluh Kota Ajun Komisaris Nofrizal Chan, Senin (15/3/2021), mengatakan, sudah enam orang diminta keterangan, antara lain panitia kemah, teman seangkatan korban, dan warga sekitar. ”Keenamnya masih bertatus saksi,” katanya.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gesit Ariyanto
Bagikan
Memuat data..