logo Kompas.id
NusantaraCari Tahu Penyebab Tewasnya Herman di Balikpapan, Polisi Lakukan Otopsi

Cari Tahu Penyebab Tewasnya Herman di Balikpapan, Polisi Lakukan Otopsi

Polisi membongkar makam Herman dan melakukan otopsi di Balikpapan, Kaltim. Herman adalah tahanan yang meninggal setelah dibawa orang tak dikenal ke Polresta Balikpapan pada Desember 2020.

Oleh SUCIPTO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SUCIPTO

Kiri ke kanan, Ani (23), bukan nama sebenarnya, dan Dini (33) berdiri di depan sebuah lampu di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (31/1/2021). Mereka adalah kerabat Herman (39) yang dipulangkan tak bernyawa setelah dijemput paksa ke Polresta Balikpapan.

JAKARTA, KOMPAS — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar makam Herman, tahanan yang meninggal setelah dibawa orang tak dikenal ke Kepolisian Resor Kota Balikpapan pada Desember 2020. Polisi akan melakukan otopsi untuk mengungkap penyebab tewasnya lelaki 39 tahun tersebut.

Pada 2 Desember 2020, Herman, warga Balikpapan Utara, dijemput paksa tiga orang tak dikenal ke Polresta Balikpapan. Dua hari berselang, Herman dipulangkan tak bernyawa dengan kondisi tubuh penuh luka dan dada terlihat naik ke atas. Dini (33), adik Herman, melaporkan kematian kakaknya itu ke Kepolisian Daerah Kaltim pada 4 Februari 2021 untuk mendapatkan kejelasan penyebab tewasnya Herman.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Memuat data..