logo Kompas.id
NusantaraBanjir di Semarang Butuh Penanganan Terintegrasi

Banjir di Semarang Butuh Penanganan Terintegrasi

Banjir di Kota Semarang, Februari lalu, selain dipicu hujan lebat dan faktor menurunnya daya dukung lingkungan, ulah manusia pun turut berkontribusi. Perlu penanganan terintegrasi hulu ke hilir.

Oleh ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ADITYA PUTRA PERDANA

Lokomotif hidrolik menarik rangkaian KA ke arah Jakarta di Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/2/2021). Hujan deras yang berlangsung sekitar 2,5 jam pada Selasa (23/2) sore menyebabkan sejumlah titik di kota tersebut kebanjiran. Kendati banjir, rangkaian kereta api masih bisa melintasi Stasiun Semarang Tawang, tetapi harus ditarik lokomotif hidrolik.

SEMARANG, KOMPAS — Meskipun upaya pengendalian telah dilakukan selama bertahun-tahun, banjir tetap terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 6 dan 23 Februari 2021. Dibutuhkan perencanaan dan penanganan terintegrasi, termasuk terkait pengelolaan daerah aliran sungai. Sebab, banjir tak hanya disebabkan cuaca, tetapi juga ulah manusia.

Banjir yang terjadi pada Sabtu (6/2/201) pagi, yang diawali hujan lebat, menyebabkan sedikitnya delapan dari 16 kecamatan di Kota Semarang terdampak. Bahkan, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani dan Stasiun Semarang Tawang lumpuh pada hari tersebut. Di sejumlah titik, terutama di wilayah timur, banjir tidak surut selama berhari-hari.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Bagikan
Memuat data..