logo Kompas.id
NusantaraKualitas Udara di Pontianak Menyentuh Level Berbahaya

Kualitas Udara di Pontianak Menyentuh Level Berbahaya

Kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, belum teratasi hingga Senin (1/3/2021). Bahkan, kualitas udara di Pontianak sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Oleh EMANUEL EDI SAPUTRA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRA

Tim pemadam memadamkan kebakaran lahan gambut di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (1/3/2021).

PONTIANAK, KOMPAS — Kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, belum teratasi hingga Senin (1/3/2021). Bahkan, kualitas udara di Pontianak sangat tidak sehat hingga menyentuh level berbahaya.

Berdasarkan data aplikasi ISPUnet, jika menggunakan parameter PM 2,5, sejak Minggu (28/2/2021) pukul 12.00 hingga Senin (1/3/2021) pukul 11.00, indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Pontianak mencapai level berbahaya. Artinya, tingkat kualitas udara dapat merugikan kesehatan serius pada populasi dan perlu penanganan cepat.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Memuat data..