logo Kompas.id
NusantaraDebu Hitam Batubara Kembali Penuhi Motui, Pemerintah Serupa Tak Berdaya

Debu Hitam Batubara Kembali Penuhi Motui, Pemerintah Serupa Tak Berdaya

Serbuan debu hitam batubara terus menyiksa warga Motui, Konawe Utara. Pemerintah dituntut mengambil langkah tegas dan tidak menutup mata atas kejadian yang membahayakan kesehatan hingga mengancam ekonomi warga ini.

Oleh SAIFUL RIJAL YUNUS
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS

Debu batubara membubung di kawasan PLTU milik PT Obsidian Stainless Steel, di Motui, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Minggu (6/9/2020). Debu hitam yang tebal menerjang satu kecamatan hingga masuk ke rumah warga satu bulan terakhir.

KENDARI, KOMPAS — Debu hitam dari pembongkaran batubara milik PT Obsidian Stainless Steel kembali beterbangan dan memenuhi permukiman warga di Motui, Konawe Utara. Debu tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada produktivitas tambak yang menurun, hingga tanaman yang layu.

Pemerintah diharapkan tidak menutup mata dan segera mengambil langkah tegas terkait sebaran abu yang menyiksa warga.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..