logo Kompas.id
NusantaraPolisi Periksa Saksi dan Pelapor Kasus Tewasnya Herman di Balikpapan

Polisi Periksa Saksi dan Pelapor Kasus Tewasnya Herman di Balikpapan

Setidaknya empat anggota keluarga Herman (39) sudah dimintai keterangan oleh Polda Kaltim. Herman adalah tahanan yang meninggal setelah dijemput paksa orang tak dikenal ke Polresta Balikpapan.

Oleh SUCIPTO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SUCIPTO

Kiri ke kanan: Ani (23) dan Dini (33), bukan nama sebenarnya, berdiri di depan sebuah lampu di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (31/1/2021). Mereka adalah kerabat Herman (39) yang dipulangkan tak bernyawa setelah dijemput paksa ke Polresta Balikpapan.

JAKARTA, KOMPAS — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur mulai memeriksa pelapor dan saksi kasus kematian Herman (39), tahanan yang meninggal setelah dibawa orang tak dikenal ke Polresta Balikpapan. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyarankan, ruang interogasi polisi dilengkapi kamera pengawas atau CCTV untuk mencegah ada kekerasan oleh penyidik.

Pada 2 Desember 2020, Herman, warga Balikpapan Utara, dijemput paksa tiga orang tak dikenal ke Polresta Balikpapan. Dua hari berselang, Herman dipulangkan tak bernyawa dengan kondisi tubuh penuh luka. Dini (33), adik Herman, melaporkan kematian kakaknya itu ke Polda Kaltim pada Kamis (4/2/2021) untuk mendapatkan kejelasan sebab tewasnya Herman.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Memuat data..