logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊManado Masih Rawan Banjir dan ...
Iklan

Manado Masih Rawan Banjir dan Tanah Longsor hingga Seminggu ke Depan

Potensi banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologis lainnya masih besar di Sulawesi Utara, terutama Manado. Hujan berintensitas lebat masih sangat mungkin turun selama tujuh hari ke depan.

Oleh
KRISTIAN OKA PRASETYADI
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/P5YsF-lWfAEa6JbQm0HxcwJ2OMI=/1024x684/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F61ee9052-8738-4fc6-a5ec-856b4399bb49_jpg.jpg
KOMPAS/KRISTIAN OKA PRASETYADI

Banjir menggenangi Jalan Lumimuut, Manado, Sulawesi Utara, setelah hujan deras mengguyur kota, Sabtu (16/1/2021). Banjir memutus akses transportasi dan menyebabkan listrik padam di sejumlah daerah di Manado.

MANADO, KOMPAS β€” Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan, potensi banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologis lainnya masih tinggi di Sulawesi Utara, termasuk Manado. Hujan berintensitas lebat masih sangat mungkin turun selama tujuh hari ke depan di setidaknya sembilan kabupaten dan kota.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle, Senin (25/1/2021), mengatakan, seluruh Sulut masih dibayangi potensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Namun, warga di Manado, Minahasa Utara, Tomohon, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, serta Kepulauan Sitaro, Talaud, dan Sangihe, diminta lebih waspada.

Editor:
Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan