logo Kompas.id
NusantaraBupati Manggarai Barat Berencana Mempraperadilkan Kejaksaan Tinggi NTT

Bupati Manggarai Barat Berencana Mempraperadilkan Kejaksaan Tinggi NTT

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dullah akan mempraperadilkan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur terkait penetapan statusnya sebagai tersangka dalam kasus jual beli tanah di Kerengan, Kelurahan Labuan Bajo.

Oleh KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA

Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Yulianto memberi keterangan pers di Kupang, Rabu (9/12/2020), terkait korupsi tanah negara seluas 30 hektar di Labuan Bajo.

KUPANG, KOMPAS — Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dullah (ACD) berencana mempraperadilkan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur terkait penetapan statusnya sebagai tersangka dalam kasus jual beli tanah di Kerengan, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT. Tanah seluas 30 hektar dengan taksiran nilai jual Rp 3 triliun itu belum terdaftar sebagai aset daerah.

Kejaksaan Tinggi NTT telah menetapkan 17 tersangka, termasuk ACD, sedangkan wartawan senior Karny Ilyas dan purnawirawan polisi Gories Mere sebagai saksi.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Bagikan
Memuat data..