logo Kompas.id
NusantaraMensos: Perlu Perbaikan Infrastruktur untuk Cegah Banjir dan Longsor di Manado

Mensos: Perlu Perbaikan Infrastruktur untuk Cegah Banjir dan Longsor di Manado

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengusulkan pengadaan pintu air dan pompa untuk mencegah banjir di Manado. Ia juga menyarankan pembangunan rumah susun untuk merelokasi warga yang tinggal di area rawan longsor.

Oleh KRISTIAN OKA PRASETYADI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KRISTIAN OKA PRASETYADI

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi longsor yang menewaskan dua orang di Kelurahan Malalayang Satu Barat, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (20/1/2021). Sedikitnya enam orang meninggal akibat longsor, sementara ratusan hingga ribuan keluarga mengungsi karena Sungai Tondano meluap akibat hujan deras dan air laut pasang.

MANADO, KOMPAS — Menteri Sosial Tri Rismaharini mengusulkan pengadaan pintu air dan pompa untuk mencegah banjir di Manado, Sulawesi Utara. Ia juga menyarankan pembangunan rumah susun untuk merelokasi warga yang tinggal di area rawan longsor.

Hal ini diungkapkan Risma dalam kunjungan kerja ke Manado, Rabu (20/1/2021), tiga hari setelah banjir dan longsor melanda kota. Ia mengunjungi kampung yang nyaris selalu banjir di Kelurahan Ternate Tanjung, lokasi tanah longsor yang menewaskan dua orang di Malalayang Satu Barat, dan Desa Buloh, Kabupaten Minahasa, yang juga dilanda banjir rob.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Memuat data..