logo Kompas.id
NusantaraBencana Awal Tahun di Jabar Harus Kembali Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi sejak Dini

Bencana Awal Tahun di Jabar Harus Kembali Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi sejak Dini

Belum genap satu bulan awal tahun 2021, serangkaian bencana terjadi di berbagai tempat di Jabar. Kewaspadaan terhadap warga pun ditingkatkan untuk mengantisipasi jatuhnya korban.

Oleh MACHRADIN WAHYUDI RITONGA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Warga yang berdatangan untuk menonton lokasi sisa banjir bandang di Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/1/2021). Proses pembersihan masih terkendala cuaca hujan yang turun hampir sepanjang hari. Meski demikian tenaga sejumlah relawan untuk melakukan bantuan pembersihan terus berdatangan dan bantuan logistik bagi warga terdampak yang mengungsi pun lancar.

BANDUNG, KOMPAS — Serangkaian bencana alam di Jawa Barat saat awal tahun ini harus menjadi pengingat pentingnya mitigasi mulai dari lingkungan terkecil. Sebanyak 16 kabupaten dan kota di Jabar tercatat masuk zona risiko tinggi dan 11 daerah lainnya ada dalam kategori risiko sedang bencana alam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jabar Dani Ramdan di Bandung, Rabu (20/1/2021), mengatakan, daerah dengan risiko tinggi umumnya di bagian selatan dan tengah Jabar. Sebagian besar permukiman di sana berada di daerah miring dan lembah yang rentan gerakan tanah atau longsor.

Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..