logo Kompas.id
NusantaraPencurian Kayu dari Hutan Negara di Jambi Terus Berlanjut

Pencurian Kayu dari Hutan Negara di Jambi Terus Berlanjut

Kayu-kayu curian dialirkan lewat kanal perusahaan pemegang konsesi hak pengusahaan hutan di Muaro Jambi. Dari kanal, kayu-kayu keluar menuju sungai lalu diangkut dan dibawa ke industri pengolahan kayu.

Oleh IRMA TAMBUNAN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Kayu-kayu hasil tebangan dialirkan melewati kanal sebuah perusahaan konsesi hak pengusahaan hutan di wilayah Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Temuan itu didapati Kompas bersama tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat berpatroli udara, Selasa (8/10/2019).

JAMBI, KOMPAS — Pencurian kayu dari hutan negara di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, masih terus berlanjut. Bertahun-tahun praktik ilegal ini dijalankan ”kucing-kucingan” dari aparat penegak hukum. Akibatnya, sejumlah operasi tak dapat mengungkap dan menangkap para pekerja balak dan pemodalnya.

”Saat tim tiba di lokasi, tidak ada lagi pelakunya. Hanya ditemukan kayu-kayunya,” ujar Kepala Kepolisian Resor Muaro Jambi Ajun Komisaris Besar Ardiyanto, Minggu (17/1/2021). Ia memperkirakan, para pekerja balak telah lebih dahulu lari mengetahui kedatangan aparat.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Mohamad Final Daeng
Bagikan
Memuat data..