logo Kompas.id
NusantaraMeskipun Sudah Didistribusikan, Penggunaan Vaksin Sinovac Masih Menunggu Izin BPOM

Meskipun Sudah Didistribusikan, Penggunaan Vaksin Sinovac Masih Menunggu Izin BPOM

PT Bio Farma telah mendistribusikan 714.240 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China, ke sejumlah provinsi. Namun, penggunaan vaksin masih menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Oleh TATANG MULYANA SINAGA
· 1 menit baca
Memuat data...
ANTARA/MUKHLIS JR

Petugas memindahkan vaksin Covid-19 setibanya di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). Vaksin Covid-19 produksi perusahaan farmasi Sinovac, China, tersebut disimpan dalam ruangan pendingin dengan suhu 2-8 derajat celsius.

BANDUNG, KOMPAS — PT Bio Farma telah mendistribusikan 714.240 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China, ke sejumlah provinsi. Namun, penggunaan vaksin ini masih menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Pendistribusian vaksin dilakukan bertahap. Sejumlah 401.240 dosis dikirim ke 14 provinsi, Minggu (3/1/2021). Selain itu, 313.000 dosis dikirim ke 18 provinsi, Senin (4/1/2021). Pengiriman ke Sulawesi Barat dijadwalkan Selasa (5/1/2021) dan pendistribusian di Jabar dilakukan Rabu (6/1/2021).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Memuat data..