logo Kompas.id
NusantaraGunung Ile Lewotolok di NTT Masih Mengeluarkan Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok di NTT Masih Mengeluarkan Gemuruh

Bunyi gemuruh dan dentuman dari dalam kawah Gunung Ile Lewotolok di Wilayah Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, masih terjadi meski dalam skala kecil atau ringan.

Oleh KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
FB MELINA TUKAN

Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengeluarkan lava pijar, Minggu (29/11/2020) pukul 20.00 Wita. Kini, gunung itu masih mengeluarkan bunyi gemuruh dan dentuman disertai hujan abu.

LEWOLEBA, KOMPAS — Bunyi gemuruh dan dentuman dari dalam kawah Gunung Ile Lewotolok di wilayah Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, masih terjadi meski dalam skala kecil atau ringan. Aktivitas gunung ini mendorong masyarakat terus mengungsi ke Lewoleba, 30 kilometer dari Ile Lewotolok.

”Pemkab Lembata terus mengingatkan masyarakat agar menjauh dari kawah gunung sejauh 4 km. Pagi tadi sampai pukul 15.00 Wita, sekitar lima kali dentuman ringan dan gemuruh dari dalam kawah gunung. Ini diikuti hujan abu dan pasir ke arah tenggara atau sesuai arah angin,” kata Waleng.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Memuat data..