logo Kompas.id
NusantaraAntisipasi Erupsi Gunung Ile Lewotolok di NTT Belum Optimal

Antisipasi Erupsi Gunung Ile Lewotolok di NTT Belum Optimal

Koordinasi dan antisipasi menghadap erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur belum optimal. Erupsi pembuka, Jumat (27/11/2020) pukul 05.57 Wita mestinya ditindaklanjuti dengan kesiapsiagaan.

Oleh KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
DOKUMEN PENJABAT KEPALA DESA AULESA, FRANS MITAK.

Mery (13) siswa SMP di Ile Ape, Lembata sedang belajar di lokasi pengungsian di Kantor Bupati Lama, Lewoleba, Senin (30/11/2020). Pengungsi di tenda ini tidur beralaskan terpal.

LEWOLEBA, KOMPAS - Koordinasi dan antisipasi menghadap erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur belum optimal. Erupsi  pembuka, Jumat (27/11/2020) pukul 05.57 Wita mestinya ditindaklanjuti dengan kesiapsiagaan Pemda, sebelum erupsi dasyat, Minggu (29/11/2020). Ribuan pengungsi tersebar di titik pengungsian keluhkan kebutuhan anak-anak dan perempuan serta alat pelindung  diri.

Saat itu rekomendasi kami ke Pemda agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apa saja seperti pendakian gunung, wisata, berladang, dan lain-lain sejauh 2 km dari gunung.  "Sepertinya rekomendasi itu seperti tidak dijalankan, terbukti dengan kegiatan wisata festival tiga gunung termasuk Ile Lewotolok Agustus 2019 oleh Pemda. Masyarakat pun tetap melakukan kegiatan seperti biasa di lereng gunung,”kata Arkian.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Memuat data..