logo Kompas.id
NusantaraNelayan Lobster Harapkan Regulasi yang Berpihak

Nelayan Lobster Harapkan Regulasi yang Berpihak

Pemerintah harus memikirkan pasar lobster budidaya agar nelayan tidak semakin terpuruk. Nelayan butuh pendampingan karena membudidayakan lobster juga butuh modal besar dan berisiko tinggi.

Oleh SAIFUL RIJAL YUNUS
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/SAIFUL RIJAL YUNUS

Sri Bintang (25) menunjukkan contoh benih bening lobster atau benur lobster yang telah ia kirim di telepon pintarnya, di Konawe, Sultra, Rabu (2/9/2020). Nelayan pembudidaya tergiur menjual benur karena keuntungan yang tinggi dan semakin anjloknya harga lobster dalam negeri.

KENDARI, KOMPAS — Sejumlah nelayan lobster, baik pencari benur maupun pembudidaya, di Sulawesi Tenggara berharap pemerintah mengeluarkan regulasi yang memihak mereka. Kondisi saat ini membuat nelayan gundah, baik karena kebijakan ekspor benur maupun minimnya pendampingan bagi nelayan pembudidaya di daerah.

Di Sulawesi Tenggara, ada sejumlah lokasi yang didatangi pencari benur dan pembudidaya. Salah satu tempat nelayan mencari benur adalah kawasan Moramo, Konawe Selatan.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hamzirwan Hamid
Memuat data..