logo Kompas.id
NusantaraHajatan ”Eyang” Merapi, Antara Kearifan Lokal dan Adaptasi Mitigasi

Hajatan ”Eyang” Merapi, Antara Kearifan Lokal dan Adaptasi Mitigasi

Mengungsi bukan hal sederhana dalam keyakinan warga Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Memaknai Gunung Merapi sebagai alam yang diagungkan, mereka bergumul dalam kelindan kerarifan lokal dan ilmu pengetahuan.

Oleh MELATI MEWANGI
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Seorang sesepuh desa berkeliling untuk mengajak warga agar mau mengungsi dari Dusun Sumber, Desa Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (11/11/2020). Warga kategori rentan di permukiman yang berjarak sekitar tiga Kilometer dari puncak Gunung Merapi itu mulai diungsikan untuk mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa akibat erupsi gunung itu. Upaya mitigasi bencana di sejumlah kawasan rawan bencana di sekeliling Gunung Merapi ditingkatkan pasca-kenaikan status gunung itu menjadi Siaga.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Tanpa diskon
POPULER
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Hemat 40%
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Berita utama
Akses tak terbatas ke seluruh rubrik (termasuk ePaper)
Edisi cetak harian kompas dikirim ke alamat anda
Editor: Gregorius Finesso
Memuat data..