logo Kompas.id
NusantaraPolda Maluku Waspadai Potensi Konflik Pilkada di Dua Kabupaten

Polda Maluku Waspadai Potensi Konflik Pilkada di Dua Kabupaten

Polda Maluku memetakan daerah rawan kericuhan dalam Pilkada Serentak 2020. Sejumlah langkah strategis disiapkan. Warga berharap elite politik bersikap dewasa dalam menerima hasil pemilu.

Oleh FRANSISKUS PATI HERIN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/FRANSISKUS PATI HERIN

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Komisaris Besar M Roem Ohoirat.

AMBON, KOMPAS — Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 berlangsung pada empat kabupaten di Maluku, yakni Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Maluku Barat Daya, dan Kepulauan Aru. Buru Selatan dan Seram Bagian Timur menjadi wilayah yang paling diwaspadai mengingat catatan konflik pemilu pada kontestasi sebelumnya. Masyarakat mengingatkan kedewasaan para elite.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Komisaris Besar M Roem Ohoirat kepada Kompas di Ambon, Senin (16/11/2020), mengatakan, berdasarkan analisis intelijen yang diperoleh, tensi politik di daerah itu memanas lantaran para kontestan memiliki basis dukungan fanatik. Dukungan dimaksud dapat dieksploitasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kericuhan.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Bagikan
Memuat data..