logo Kompas.id
NusantaraUtamakan Kearifan Lokal dalam ...

Utamakan Kearifan Lokal dalam Mitigasi Gempa di Kepulauan Mentawai

Masyarakat Kepulauan Mentawai diharapkan mengutamakan kearifan lokal dan pengalaman dalam mitigasi gempa bumi di tengah keterbatasan alat sistem peringatan dini.

Oleh
YOLA SASTRA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/bK3vtLNV9dHKsAaXmBUkJ5bldKs=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F11%2F5D5F8098-217B-4427-8DDB-188A6F2870CD_1543564142.jpeg
DOKUMENTASI ADI PRIMA UNTUK KOMPAS

Masyarakat di tiga desa di Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mengikuti kegiatan simulasi gempa dan tsunami, Jumat (30/11/2018). Simulasi untuk menguji kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam penanggulangan kebencanaan itu diadakan lembaga internasional Arbeiter Samariter Bund (ASB) Indonesia and the Philippines, sebuah lembaga kemanusiaan asal Jerman, bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai.

PADANG, KOMPAS — Masyarakat Kepulauan Mentawai diharapkan mengutamakan kearifan lokal dan pengalaman dalam mitigasi gempa bumi di tengah keterbatasan alat sistem peringatan dini. Kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang kuat di tengah masyarakat akan meminimalkan risiko adanya korban jiwa.

Dalam sepekan terakhir, gempa sekitar M 5 berulang kali mengguncang Kepulauan Mentawai. Pusat gempa paling banyak berada di barat daya Pulau Pagai Selatan.

Editor:
aufrida wismi
Bagikan