logo Kompas.id
NusantaraLagi, Keributan Terjadi antara Masyarakat Adat Pubabu dan Pemprov NTT

Lagi, Keributan Terjadi antara Masyarakat Adat Pubabu dan Pemprov NTT

Keributan kembali terjadi antara masyarakat adat Pubabu, Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan rombongan dari Pemprov NTT ke lokasi tanah sengketa.

Oleh KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
DOKUMEN/NIKO MANAO WARGA PUBABU.

Warga dari Desa Polo, desa tetangga dengan Desa Linamnutu, diduga digerakkan Pemprov NTT datang menyerang masyarakat adat Pubabu, Kamis (15/10/2020). Mereka membawa kayu pentungan menuju tenda pengungsian masyarakat adat, tetapi dihalangi anggota TNI setempat.

SOE, KOMPAS — Keributan kembali terjadi antara masyarakat adat Pubabu, Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan pemerintah provinsi setempat. Keributan yang mengarah pada bentrok fisik itu berawal dari upaya pemprov menanam lamtoro dan kelor di dalam lahan, yang menurut masyarakat adat Pubabu, masih dalam sengketa.

Lagi pula, Komnas HAM belum lama ini merekomendasikan agar semua pihak menghentikan semua aktivitas di lahan itu sampai persoalan status kepemilikan lahan selesai. Koordinator masyarakat adat Pubabu, Niko Manao, dihubungi di Pubabu, 25 kilometer dari Soe, Kamis (15/10/2020), mengatakan, rombongan Pemprov NTT terdiri dari staf Dinas Peternakan, Badan Aset dan Pendapatan Daerah, serta Satpol PP.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Bagikan
Memuat data..