logo Kompas.id
NusantaraPelanggaran Kampanye Terjadi di Semua Daerah di Jabar

Pelanggaran Kampanye Terjadi di Semua Daerah di Jabar

Hampir separuh dari 79 pelanggaran kampanye di delapan daerah kontestasi Pilkada 2020 Jawa Barat berupa isu netralitas aparatur sipil negara (ASN). Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi pengawas pemilu.

Oleh MACHRADIN WAHYUDI RITONGA
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Heru Sri Kumoro

Wartawan merekam pasangan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok Mohammad Idris- Imam Budi Hartono saat menyampaikan keterangan seusai mendaftarkan diri di Kantor KPU Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (6/9/2020). Pasangan Idris-Imam mendaftarkan diri maju dalam Pilkada Kota Depok 2020. Sehari sebelumnya pasangan Pradi Supriatna-Afifah Alia juga telah mendaftarkan diri di KPU Kota Depok.

BANDUNG, KOMPAS — Pelanggaran kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2020 ditemui di semua daerah kontestasi dalam pekan pertama ini. Netralitas aparatur sipil negara atau ASN menjadi pelanggaran yang paling banyak ditemukan dan menjadi perhatian pengawas.

Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat (Bawaslu) Jawa Barat mencatat 79 temuan pelanggaran dari kampanye awal pilkada sejak 26 September 2020 di delapan daerah Jabar. Dari jumlah tersebut, perkara terkait netralitas ASN menjadi pelanggaran terbanyak, mencapai 30 kejadian.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Memuat data..