logo Kompas.id
NusantaraBanyak Pasien Tanpa Gejala, Pemkab Sleman Tambah ”Shelter” Isolasi

Banyak Pasien Tanpa Gejala, Pemkab Sleman Tambah ”Shelter” Isolasi

Pemkab Sleman menyiapkan Rusunawa Gemawang menjadi ”shelter” isolasi tambahan bagi pasien positif Covid-19 tak bergejala. Kebutuhan ”shelter” tambahan mendesak seiring maraknya pasien Covid-19 tak bergejala.

Oleh NINO CITRA ANUGRAHANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO

Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan Rusunawa Gemawang, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (25/9/2020). Rusunawa tersebut akan dijadikan shelter isolasi pasien positif Covid-19 tanpa gejala.

SLEMAN, KOMPAS — Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan Rusunawa Gemawang sebagai shelter atau bangunan tambahan untuk isolasi pasien positif Covid-19 tak bergejala. Shelter tambahan dibutuhkan seiring penambahan kasus pasien Covid-19 tanpa gejala di DIY.

”Kami antisipasi kalau nanti terjadi penambahan kasus yang banyak, sedangkan shelter yang sudah kami sediakan penuh (kapasitasnya). Untuk itu, kami mencari solusi dengan mencari shelter baru. Ini sudah disiapkan, tinggal diaktivasi saja,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo di Kantor Sekretariat Daerah Sleman, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (25/9/2020).

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Gregorius Finesso
Memuat data..