logo Kompas.id
NusantaraWakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Meninggal

Bebas Akses
peristiwa

Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Meninggal

Wakil Bupati Yalimo, yang juga bakal calon bupati dalam Pilkada Yalimo 2020, diduga lalai mengendarai mobilnya karena pengaruh minuman beralkohol. Akibatnya, ia menabrak seorang anggota polisi wanita hingga meninggal.

Oleh FABIO MARIA LOPES COSTA
· 3 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/FABIO MARIA LOPES COSTA

Jenazah Bripka Christin Batfeny, anggota Polwan Polda Papua, dibawa ke rumah duka di daerah Polimak, Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/9/2020).

JAYAPURA, KOMPAS — Mobil yang dikendarai Wakil Bupati Yalimo ED menabrak Brigadir Kepala Christin Batfeny, polisi wanita anggota Polda Papua, Rabu (16/9/2020), di Jayapura. Christin meninggal akibat peristiwa itu. Selain wakil bupati petahana, ED juga adalah bakal calon bupati Yalimo yang maju pada Pilkada Yalimo 2020.

Kepala Polresta Jayapura Ajun Komisaris Besar Gustav Urbinas saat dikonfirmasi membenarkan insiden tabrakan yang menyebabkan Bripka Christin meninggal di Jalan Ardipura, Polimak I, pukul 07.30 WIT.

Menurut Gustav, kejadian bermula saat pelaku ED (31) sedang mengemudikan mobilnya dari arah Kota Jayapura menuju daerah Entrop dengan kecepatan tinggi. ED bersama seorang rekannya dalam mobil itu.

Saat melintasi tempat kejadian, pelaku kehilangan kendali atas kendaraannya sehingga keluar jalur dan menabrak korban yang sedang dalam perjalanan ke kantornya di Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Papua.

Memuat data...
KOMPAS/FABIO MARIA LOPES COSTA

Kepala Polresta Jayapura Ajun Komisaris Besar Gustav Urbinas.

Dari rekaman kamera pemantau (CCTV), tubuh korban terlempar sekitar 1 meter dan masuk ke saluran drainase. Korban pun meninggal di lokasi kejadian dengan luka berat di sejumlah bagian tubuh.

”Dari kartu identitasnya, pelaku adalah Wakil Bupati Yalimo. Diduga, ia dalam pengaruh minuman beralkohol saat mengendarai mobil dan tidak memiliki kelengkapan dokumen berkendara. Ia mengonsumsi minuman tersebut dari Selasa malam hingga Rabu pagi di suatu tempat sebelum terjadi insiden tersebut,” ungkap Gustav.

Baca juga: Dua Kecelakaan Beruntun di Jakarta, Dipicu Kendaraan Tak Terkendali

Ia menuturkan, pihaknya telah mengamankan pelaku di Rumah Tahanan Polresta Jayapura. Ia bersama rekannya yang berstatus sebagai saksi masih menjalani pemeriksaan terkait dengan insiden tersebut.

”Kami akan memproses hukum oknum yang terlibat dalam insiden. Tidak ada pengecualian walaupun ia seorang pejabat. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum,” kata Gustav.

Memuat data...
KOMPAS/FABIO COSTA

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw.

Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw, saat dihubungi, menyatakan telah menginstruksikan untuk menindak tegas pelaku yang telah menyebabkan salah satu anggota terbaik Polda Papua meninggal. ”Pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, ditemukan alkohol dalam tubuh pelaku,” ungkap Paulus.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan dari pihak ED. Dari pantauan di Polresta Jayapura hingga pukul 13.00 WIT, tidak tampak pengacara atau kuasa hukum yang mewakili ED.

Baca juga: Pilkada dan Status Tersangka

Secara terpisah, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Divisi Teknis, Melkianus Kambu, mengatakan, dirinya telah mendapatkan informasi perihal tersebut. Ia pun menyatakan, KPU belum dapat mengambil tindakan untuk menggugurkan keikutsertaan ED dalam pilkada sebagai bakal calon bupati karena belum ada putusan hukum yang inkrah.

”Status ED masih tetap sebagai bakal calon bupati Yalimo hingga saat ini. Apabila sudah ada putusan dari pengadilan yang bersifat inkrah, kami akan mengambil tindakan selanjutnya,” katanya. Total sebanyak dua pasangan bakal calon bupati-wakil bupati yang berkas pendaftarannya diterima KPU Yalimo untuk pilkada Desember mendatang.

Editor: Mohamad Final Daeng
Memuat data..