logo Kompas.id
NusantaraPandemi Desak Warga Buat ”Food Garden” di Belakang Rumah

Pandemi Desak Warga Buat ”Food Garden” di Belakang Rumah

Semasa pandemi Covid-19, masyarakat di Palangkaraya membatasi kunjungannya ke pasar. Apalagi dengan bermunculannya kluster pasar. Warga di Palangkaraya pun berinisiatif memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur.

Oleh DIONIISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca

PALANGKARAYA, KOMPAS — Semasa pandemi Covid-19, masyarakat di Palangkaraya membatasi kunjungannya ke pasar. Apalagi dengan bermunculannya kluster pasar. Momen itu ditangkap oleh Kelompok Tani Uluh Pangaringan di Kota Palangkaraya untuk mengembangkan pertanian hidroponik yang mereka sebut food garden.

Kelompok tani tersebut diinisiasi oleh seorang warga Panaru, Gamaliel Tumon (51), yang memulai pertanian organik dengan sistem hidroponik di pekarangan di belakang rumahnya. Ia menanam berbagai sayuran, mulai dari bayam merah hingga kembang kol.

Halaman di belakang rumah Gamaliel sebelum tahun 2019 hanya diisi barang-barang tak dipakai atau sekadar tempat ternak ayam. Namun, saat ini halaman dengan ukuran 20 meter x 30 meter itu diubah menjadi kebun sayur hidroponik.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..