logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊMenjaga Budaya Lewat Festival ...
Iklan

Menjaga Budaya Lewat Festival Lewu Dayak

Kerusakan alam akibat alih fungsi lahan berdampak pada kelestarian Budaya Dayak. Mulai dari banyaknya bahasa subsuku Dayak yang mulai hilang, hingga cerita rakyat yang mulai dilupakan.

Oleh
DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/kIrCo2IPlBDoCKBsKUtHA-PecIA=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F09%2F20200914IDO_Festival_Lewu2_1600084643.jpg
KOMPAS/DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO

Festival Lewu Dayak mulai digelar di Kalimantan Tengah, Senin (14/9/2020). Festival itu akan mengangkat budaya Dayak di Kalteng.

PALANGKARAYA, KOMPAS – Kerusakan alam akibat alih fungsi lahan berdampak pada kelestarian Budaya Dayak. Mulai dari banyaknya bahasa subsuku Dayak yang mulai hilang, hingga cerita rakyat yang mulai dilupakan. Gerakan melawan kepunahan pun mulai kembali gencar, salah satunnya lewat Festival Lewu Dayak.

Festival Lewu Dayak diselenggarakan oleh komunitas Dayak Voices dan Justice, Peace, and Integrated Creation (JPIC) yang bermitra oleh Gerakan Harmoni dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Festival ini akan berlangsung sejak Senin (14/9/2020) hingga 14 November 2020 di Kalimantan Tengah.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan