logo Kompas.id
NusantaraArus Mudik di Tol Cipali Meningkat di Tengah Pandemi

Arus Mudik di Tol Cipali Meningkat di Tengah Pandemi

Arus mudik Idul Adha 1441 Hijriah meningkat di tengah peningkatan kasus pandemi Covid-19. Masyarakat diduga memanfaatkan masa libur akhir pekan setelah larangan mudik pada Idul Fitri lalu.

Oleh ABDULLAH FIKRI ASHRI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI

Potret arus kendaraan di Gerbang Tol Palimanan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/5/2020). Menjelang Lebaran, salah satu titik kepadatan arus mudik itu sepi kendaraan. Larangan mudik demi mencegah penyebaran Covid-19 menyebabkan arus kendaraan di ruas Tol Cikopo-Palimanan itu sepi. Pada hari normal, sekitar 30.000 kendaraan melintasi Cipali per hari. Saat puncak mudik Lebaran, jumlahnya bisa melonjak lebih dari 80.000 kendaraan.

CIREBON, KOMPAS — Arus mudik di ruas Tol Cikopo-Palimanan pada Idul Adha 1441 Hijriah tetap tinggi di tengah peningkatan kasus pandemi Covid-19. Masyarakat diduga memanfaatkan libur akhir pekan setelah sebelumnya ada larangan mudik pada Idul Fitri lalu.

Data Astra Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Jumat (31/7/2020) pukul 06.00-14.00 mencatat, 22.980 kendaraan melintasi tol tersebut. Dari jumlah itu, 19.369 kendaraan mengarah ke Jawa Tengah dan melintasi Gerbang Tol Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Cornelius Helmy Herlambang
Memuat data..