logo Kompas.id
NusantaraABK yang Meninggal di Kapal Asing Tidak Terdata di Lampung

ABK yang Meninggal di Kapal Asing Tidak Terdata di Lampung

Hasan Afriadi, warga Lampung yang ditemukan meninggal di Kapal China, tidak terdata sebagai pekerja migran asal Lampung. Namun, belum bisa dipastikan status Hasan karena Kementerian Perhubungan pun melakukan pendataan.

Oleh VINA OKTAVIA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/VINA OKTAVIA

Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung saat ditemui di ruang kerjanya di Bandar Lampung, Kamis (9/7/2020).

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS — Hasan Afriadi, warga Lampung yang ditemukan meninggal di Kapal China, tidak tercantum sebagai pekerja migran asal Lampung. Namun, belum bisa dipastikan status Hasan karena Kementerian Perhubungan juga melakukan pendataan pada warga yang bekerja di kapal asing.

”Yang bersangkutan tidak terdata oleh sistem kami,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Lampung Ahmad Salabi saat ditemui di ruang kerjanya di Bandar Lampung, Kamis (9/7/2020).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Bagikan
Memuat data..