logo Kompas.id
NusantaraOptimalkan Penanganan...

Optimalkan Penanganan Kehamilan, Sidoarjo Tambah RS Rujukan Covid-19

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo mengusulkan tambahan rumah sakit rujukan yang dikhususkan menangani ibu hamil. Kebijakan itu diambil karena kasus kehamilan selama masa pandemi berpotensi meningkat.

Oleh
RUNIK SRI ASTUTI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/ztJkvLp4SC30oo07ZEq1bw5TItk=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F9e37667e-3608-4d6b-8022-e509fda95fea_jpg.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Ibu hamil meninggalkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Dahlia, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, seusai mengikuti tes usap (swab) yang dilakukan petugas medis Puskesmas Kramat Jati, Jumat (12/6/2020). Tes usap untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona baru itu diperuntukkan khusus bagi para ibu hamil dan balita di Kelurahan Tengah, yang salah satu wilayah RW-nya masuk dalam zona merah Covid-19.

SIDOARJO, KOMPAS — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo mengusulkan tambahan rumah sakit rujukan yang dikhususkan menangani para ibu hamil. Kebijakan itu diambil karena kasus kehamilan selama masa pandemi berpotensi meningkat dan mereka memerlukan penanganan optimal saat proses maternal.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan, pihaknya mengusulkan penambahan dua rumah sakit rujukan Covid-19 kepada Gugus Tugas Provinsi Jatim. Saat ini ada tujuh rumah sakit rujukan yang sudah beroperasi, yakni RSUD Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Waru, RS Anwar Medika, RS Citra Medika, RS Bhayangkara Porong, RS Siti Hajar, dan RS Siti Khodijah.

Editor:
agnespandia
Bagikan