logo Kompas.id
NusantaraMobilitas Masuk dan Keluar Makassar Akan Diperketat

Mobilitas Masuk dan Keluar Makassar Akan Diperketat

Untuk menekan penyebaran virus dan penambahan kasus positif Covid-19, mobilitas warga masuk dan keluar Makassar akan dibatasi dengan surat keterangan bebas Covid-19.

Oleh Reny Sri Ayu
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RENY SRI AYU

Warga melintas di anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2020).

Wacana ini mulai dibicarakan setelah Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin dilantik pada 26 Juni lalu. Pada Selasa (30/6/2020), Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, jika perlu, semua kabupaten/kota di daerah ini memberlakukan hal sama. Hal ini dikatakan Nurdin saat rapat koordinasi membahas penanganan Covid-19 Sulsel.

”Bukan hanya bandara, lintas batas darat juga mestinya diberlakukan. Saya akan meminta Penjabat Wali Kota Makassar dan para bupati untuk menyusun skenario bersama terkait penerapan surat bebas Covid-19 ini,” kata Nurdin.

Editor: Mohamad Final Daeng
Bagikan
Memuat data..