logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊPengetatan Sosial Mandiri di...
Iklan

Pengetatan Sosial Mandiri di Malang Dilakukan di Delapan Desa

Delapan desa/kelurahan di Kecamatan Singosari dan Lawang, Kabupaten Malang, menjadi fokus pengetatan sosial mandiri karena angka kasus Covid-19 di desa/kelurahan itu terus bertambah.

Oleh
DEFRI WERDIONO
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/6VFW0gQpFqzcNhfiqbslw0gVU0Y=/1024x631/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F8c9ca7c8-3140-4abc-a9b5-9c4673575933_jpg.jpg
Kompas/Bahana Patria Gupta

Sukarelawan memberi tahu jalan yang bisa dilewati pada hari pertama pengetatan sosial secara mandiri di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (15/6/2020). Walau pemberlakukan sosial berskala besar telah berakhir di Kabupaten Malang, di Kecamatan Singosari diberlakukan pengetatan sosial selama 14 hari untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

MALANG, KOMPAS β€” Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah utara Kabupaten Malang, Jawa Timur, delapan desa/kelurahan di Kecamatan Singosari dan Lawang menjadi fokus pengetatan sosial mandiri. Hal ini dilakukan karena di desa/kelurahan tersebut terjadi peningkatan angka Covid-19 lebih banyak dibandingkan dengan daerah lain.

Komandan Satuan Tugas Normal Baru Kabupaten Malang yang juga Komandan Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu Letnan Kolonel (Inf) Ferry Muzawwad, Selasa (16/6/2020), mengatakan, ada empat desa/kelurahan di Kecamatan Singosari dan empat lainnya di Lawang dengan penyebaran kasus Covid-19 terus meningkat.

Editor:
aufrida wismi
Bagikan