logo Kompas.id
NusantaraDidesak Tes PCR Massal, Pemda ...
Iklan

Didesak Tes PCR Massal, Pemda DIY Mengaku Minim SDM

Jumlah warga yang menjalani tes reaksi rantai polimerase atau PCR di Daerah Istimewa Yogyakarta belum memenuhi rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia. Salah satu kendalanya yaitu minimnya SDM pengambil spesimen.

Oleh
HARIS FIRDAUS/NINO CITRA ANUGRAHANTO
· 5 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/fAjOamaJRTA9UaI4lcgBkm0c_uE=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2FIMG_9314_1592304568.jpg
KOMPAS/HARIS FIRDAUS

Petugas bersiap melakukan tes cepat Covid-19 di halaman kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Minggu (14/6/2020). Tes cepat itu merupakan hasil kerja sama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Kepolisian Daerah (Polda) DIY.

YOGYAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Daerah DI Yogyakarta didesak melakukan tes reaksi rantai polimerase atau PCR secara massal untuk mengetahui peta dan jangkauan penularan penyakit Covid-19 secara lebih akurat. Tes PCR massal itu penting karena jumlah warga yang menjalani tes PCR di DIY saat ini masih lebih rendah dibandingkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

”Tes massal itu penting agar kita mengetahui penyebaran Covid-19 di DIY secara nyata. Dari situlah bisa diambil langkah-langkah penanganan,” kata Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana, Selasa (16/6/2020), di Yogyakarta.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000