logo Kompas.id
NusantaraPemprov Nusa Tenggara Timur Menunggu Data Warga Miskin dari Kabupaten dan Kota

Pemprov Nusa Tenggara Timur Menunggu Data Warga Miskin dari Kabupaten dan Kota

Pemprov Nusa Tenggara Timur menunggu data orang miskin dari kabupaten/kota yang belum mendapatkan bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial karena pemprov juga menganggarkan Rp 105 miliar dari APBD.

Oleh KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA

Rapat dengar pendapatan Komisi III DPRD NTT dengan Badan Keuangan Daerah NTT di Kupang, Selasa (9/6/2020).

KUPANG, KOMPAS — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menunggu data orang miskin dari kabupaten/kota yang belum mendapatkan bantuan sosial tunai dari Kementerian Sosial. Selain itu, Pemprov NTT juga menyediakan dana dari APBD untuk penanggulangan Covid-19 sebesar Rp 810 miliar, di antaranya Rp 105 miliar untuk bantuan sosial tunai.

Demikian antara lain hasil rapat dengar pendapat Komisi III DPRD NTT dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Setda NTT di ruang Komisi III DPRD NTT di Kupang, Selasa (9/6/2020). Pertemuan dihadiri Kepala BKD Zakarias Morukdan serta unsur pimpinan Komisi III DPRD, Hugo Kalembu dan Viktor Mado Watun.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Bagikan
Memuat data..