logo Kompas.id
NusantaraMendirikan Gubuk di Bukit...

Mendirikan Gubuk di Bukit hingga Mewaspadai Ancaman Ular demi Belajar Daring

Demi sinyal, siswa pedalaman Kalimantan Barat mendaki bukit, melintasi hutan, dan melawan ular agar bisa belajar daring. Para guru pun harus menempuh perjalanan ke pelosok karena tak semua siswa bisa mengakses internet.

Oleh
EMANUEL EDI SAPUTRA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/x2QCZ42eoDH6cNJdGvmv2_kYzsE=/1024x577/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F05%2FIMG-20200516-WA0073_1589702499.jpg
JUNAIDI UNTUK KOMPAS

Gubuk yang didirikan para siswa di Dusun Sidas Daya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, sejak pertengahan Maret. Para siswa SMA mencari sinyal di bukit setiap minggu untuk belajar secara daring.

Para siswa pedalaman Kalimantan Barat mencari sinyal di bukit melintasi hutan untuk mendapatkan sinyal internet demi belajar daring. Mereka mendirikan gubuk beratapkan dedaunan dan berdinding kulit kayu hingga harus mewaspadai ancaman ular.

Sudah sejak pertengahan Maret, terutama saat pandemi Covid-19 mulai merebak di Tanah Air, sejumlah siswa di Dusun Sidas Daya, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Ladak, Kalimantan Barat, belajar daring. Namun, tidak mudah bagi mereka mendapatkan sinyal internet karena harus berjalan kaki 1 jam 5 menit ke bukit.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan