logo Kompas.id
NusantaraPetani Madu Kelulut Kubu Raya Nikmati Manisnya Panen Saat Pandemi Covid-19

Petani Madu Kelulut Kubu Raya Nikmati Manisnya Panen Saat Pandemi Covid-19

Permintaan warga terhadap madu kelulut yang diproduksi para petani di sejumlah desa pesisir di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, meningkat signifikan sejak pandemi Covid-19. Madu kini menjadi mata pencarian utama.

Oleh EMANUEL EDI SAPUTRA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRA

Kondisi mangrove di pesisir Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 2019. Penyelamatan mangrove diintegrasikan dengan program perhutanan sosial.

PONTIANAK, KOMPAS — Permintaan masyarakat terhadap madu kelulut yang diproduksi para petani di sejumlah desa pesisir di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, meningkat signifikan. Bahkan, permintaan melampaui 100 persen sejak pandemi Covid-19 merebak. Permintaan madu meningkat karena masyarakat memerlukannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Dede Purwansyah, Direktur Eksekutif Sahabat Masyarakat Pantai (Sampan) Kalimantan yang mendampingi petani madu kelulut Kubu Raya, Senin (4/5/2020), mengatakan, penjualan madu kelulut sejak Februari meningkat. ”Puncaknya pada Maret penjualan hingga 500 kilogram. Biasanya per bulan hanya sekitar 100 kilogram,” ujar Dede.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..