logo Kompas.id
NusantaraKorban Meninggal akibat DBD di Sikka Jadi 7 Orang

Korban Meninggal akibat DBD di Sikka Jadi 7 Orang

Sudah ada tujuh orang meninggal karena demam berdarah dengue. Pemerintah Kabupaten Sikka tetapkan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah.

Oleh FRANSISKUS PATI HERIN dan KORNELIS KEWA AMA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KORNELIS KEWA AMA

Salah satu dokter di RSUD dr TC Hillers Maumere, NTT, memberikan pertolongan kepada pasien DBD. Kasus DBD di Sikka menyebabkan 252 pasien dirawat dan dua orang meninggal.

MAUMERE, KOMPAS — Korban meninggal akibat demam berdarah dengue yang merebak di hampir seluruh wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, terus bertambah. Sepanjang tahun 2020, sebanyak tujuh orang meninggal. Sekitar 800 orang, termasuk empat dokter, yang terkena virus yang disebarkan oleh nyamuk itu kini dalam perawatan. Pemerintah daerah setempat menyatakan hal tersebut sebagai kejadian luar biasa.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr TC Hillers Maumere pada Jumat (28/2/2020) pagi, petugas kesehatan sibuk melayani pasien demam berdarah dengue (DBD) yang terus berdatangan dari sejumlah desa. Ada yang dirujuk dari puskesmas dan ada yang tanpa melalui rujukan. Banyak pasien dengan tingkat keparahan bervariasi terbaring lemah dengan infus di tangan. Informasi yang berhasil dihimpun, di semua puskesmas di kabupaten itu terdapat pasien DBD.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..