logo Kompas.id
NusantaraPeternak Berperan Penting Memulihkan Daerah Wabah

Peternak Berperan Penting Memulihkan Daerah Wabah

Peran peternak sangat penting untuk memulihkan Sumatera Utara dari daerah wabah demam babi Afrika (African swine fever/ASF). Namun demikian banyak peternak yang belum tahu bagaimana menangani ASF.

Oleh NIKSON SINAGA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/NIKSON SINAGA

Peternak memberi pakan pada ternak babinya di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/1/2020). Kematian babi karena demam babi Afrika (ASF) sudah mencapai 39.000 ekor. Namun, penanganan dari pemerintah dinilai masih minim.

MEDAN, KOMPAS – Peran peternak sangat penting untuk memulihkan Sumatera Utara dari daerah wabah demam babi Afrika (African swine fever/ASF). Peternak diminta untuk menangani bangkai babi dengan tepat, meningkatkan biosekuriti, dan menghentikan lalu-lintas ternak dari daerah tertular.

“Konsumsi masyarakat juga harus ditingkatkan agar terjadi pengurangan populasi secara alami tanpa merugikan peternak. Kami selalu sosialisasikan bahwa penyakit ASF tidak menular kepada manusia,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Azhar Harahap, di Medan, Senin (20/1/2020).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Bagikan
Memuat data..