logo Kompas.id
NusantaraPenangkapan Penyu di Perairan Sulteng Terus Terjadi

Penangkapan Penyu di Perairan Sulteng Terus Terjadi

Penangkapan atau perburuan penyu masih terus terjadi di perairan Provinsi Sulawesi Tengah. Pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat pesisir perlu ditingkatkan.

Oleh VIDLIS JEMALI
· 1 menit baca

DONGGALA, KOMPAS — Penangkapan atau perburuan penyu masih terus terjadi di perairan Provinsi Sulawesi Tengah. Pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat pesisir perlu ditingkatkan.

Penangkapan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) diungkap tim patroli Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Sulteng seminggu lalu di perairan Kabupaten Banggai Kepulauan. Sebanyak 23 ekor penyu sisik disita dari tersangka RL (50) yang sedang melego perahunya di laut.

Memuat data...
POLDA SULTENG

Salah satu penyu sisik (Eretmochelys imbricata) yang dilepasliarkan di perairan Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Sulteng, Selasa (10/12/2019). Penyu sisik ditangkap dari seorang tersangka seminggu lalu di perairan Banggai Laut.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Memuat data..