logo Kompas.id
NusantaraHidup Mati Kami demi Merah...
Iklan

Hidup Mati Kami demi Merah Putih

Pergulatan hidup yang tidak mudah dialami warga eks Timor Timur di Nusa Tenggara Timur pascajajak pendapat pada 1999. Namun, pahit getir kehidupan tidak menyurutkan kecintaan terhadap Indonesia. Hingga kini, mereka masih gigih memperjuangkan kehidupan yang layak dalam pangkuan Ibu Pertiwi.

Oleh
Kornelis Kewa Ama/ C Wahyu Haryo PS
· 6 menit baca

Pergulatan hidup yang tidak mudah dialami warga eks Timor Timur di Nusa Tenggara Timur pascajajak pendapat pada 1999. Namun, pahit getir kehidupan tidak menyurutkan kecintaan terhadap Indonesia. Hingga kini, mereka masih gigih memperjuangkan kehidupan yang layak dalam pangkuan Ibu Pertiwi.

https://cdn-assetd.kompas.id/TVBPX87lfp-zU8k3CtphuUkx-lM=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F08%2FKehidupan-Warga-Eks-Timor-Timur_82171592_1565536433.jpg
KOMPAS/C WAHYU HARYO PS

Hermene Gilda Dos Santos (44) memilih jagung yang ditumbuk putrinya, Agusta Dos Santos (13), serta si bungsu, Wilson Dos Santos (5), yang menemani di halaman rumahnya di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Senin (5/8/2019). Dua dekade setelah jajak pendapat pada 1999, keluarga eks Timor Timur ini masih terus berjuang untuk hidup yang lebih layak.

Hermene Gilda Dos Santos (44) baru saja menapaki halaman tempat tinggalnya, Senin (5/8/2019) pagi. Kedua tangannya menenteng ember berisi air dari sumur yang tak jauh dari sana.

Editor:
wahyuharyo
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000