logo Kompas.id
NusantaraSumur Bor Butuh Cepat Dibangun

Sumur Bor Butuh Cepat Dibangun

Pembangunan sumur bor sebagai sumber air untuk membasahi gambut didorong lebih cepat selesai di daerah-daerah. Hingga saat ini, pembangunan sumur bor baru tercapai 10 hingga 20 persen.

Oleh IRMA TAMBUNAN
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/IRMA TAMBUNAN

Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead membantu pemadaman kebakaran gambut di wilayah Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Rabu (7/8/2019). Kebakaran itu telah meluas lebih dari 50 hektar dalam 11 hari terakhir.

MUARO JAMBI, KOMPAS — Pembangunan sumur bor sebagai sumber air untuk membasahi gambut didorong lebih cepat selesai di daerah-daerah. Hingga saat ini, pembangunan sumur bor baru tercapai 10 hingga 20 persen.

Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead mendorong agar pembangunan sumur bor dapat direalisasikan lebih cepat di daerah-daerah rawan terbakar. Ketika sumber-sumber air, seperti kanal, kering, sumur bor menjadi sumber air yang dibutuhkan untuk membasahi dan memadamkan kebakaran di area gambut.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Memuat data..