logo Kompas.id
NusantaraMenanti Akhir Sebuah Drama

Menanti Akhir Sebuah Drama

&nbsp Hampir sepekan setelah hari pencoblosan Pilkada Kota Makassar masih riuh jadi perbincangan Terlebih dengan berbagai peristiwa yang terjadi pasca-pencoblosan Rekapitulasi yang sebagian besar dilakukan tertutup pengusiran wartawan penjagaan superketat serverngadatdiserang peretas

Oleh Reny Sri Ayu
· 1 menit baca
Memuat data...
ANTARA/ABRIAWAN ABHE

Simpatisan pasangan calon wali kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi, melakukan konvoi kemenangan di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/6/2018). Meski hasil hitung cepat berbagai lembaga survei memenangkan kotak kosong, pasangan calon wali kota Makassar itu mengklaim kemenangan berdasarkan data real count internal mereka.

Hampir sepekan setelah hari pencoblosan, Pilkada Kota Makassar masih riuh jadi perbincangan. Terlebih dengan berbagai peristiwa yang terjadi pasca-pencoblosan. Rekapitulasi yang sebagian besar dilakukan tertutup, pengusiran wartawan, penjagaan superketat, server ngadat diserang peretas, klaim kemenangan antara pasangan calon dan relawan kotak kosong, hingga dugaan manipulasi suara. Semua itu silih berganti mewarnai berita di media massa dan media sosial.

Hingga Senin (2/7/2018), sistem informasi dan penghitungan (situng) di KPU Kota Makassar belum rampung, sementara hampir semua kabupaten/kota di Sulsel yang ikut melaksanakan pilkada pada Rabu (27/6) sudah tuntas. Sejak awal, pindai c-1 dari KPU Makassar memang yang paling lambat di antara kabupaten/kota lain.

Editor:
Bagikan
Memuat data..