logo Kompas.id
NusantaraSriwedari, Taman Hiburannya Rakyat

Sriwedari, Taman Hiburannya Rakyat

Dengan dihapusnya jam malam di Solo mulai tanggal 27 Desember 1965 Taman Sriwedari dan Taman Balai Kambang di Solo kembali dibuka malam hari sampai selesainya pertunjukan wayang orang pada malam hari Pasar malam tradisional yang diadakan di akhir Ramadhan Maleman Sriwedari kembali digelar di hal

Oleh JOHNNY TG
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ARDUS M SAWEGA

Pentas wayang orang Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/3/1989).

Dengan dihapusnya jam malam di Solo mulai tanggal 27 Desember 1965, Taman Sriwedari dan Taman Balai Kambang di Solo kembali dibuka malam hari sampai selesainya pertunjukan wayang orang pada malam hari. Pasar malam tradisional yang diadakan di akhir Ramadhan, Maleman Sriwedari, kembali digelar di halaman Sriwedari pada 13-24 Januari 1966. Pendapatan yang diperoleh Rp 46 juta, sebagian digunakan untuk perbaikan fasilitas dan gedung wayang orang di Taman Sriwedari. Beragam kesenian, seperti doger (Bandung), lenong (Jakarta), topeng tambun (Jawa Barat), jatilan (Prambanan), reog (Ponorogo), gandrung (Banyuwangi), dan ludruk (Surabaya), ditambah pesta kembang api, orkes melayu, band, dan lawak ikut meramaikan Maleman Sriwedari yang digelar pada 9-27 September 1976.

Memuat data...

Menikmati jajanan rakyat di atas tikar merupakan acara bagi masyarakat yang merasa "memiliki" Sriwedari, pertengahan November 1982.

Editor:
Bagikan
Memuat data..