logo Kompas.id
NusantaraBerbagi Kopi di Kecepatan Tinggi

Berbagi Kopi di Kecepatan Tinggi

Seteguk kopi fermentasi tiga bulan segera menambah hangat tubuh yang terserang kantuk pada pagi yang cerah di Stasiun Surabaya Pasar Turi Jawa Timur Selasa 301 Ingin rasanya berlama-lama menikmati dan menggali cerita tentang kopi nikmat dan tak pahit itu Namun KA Argo Bromo Anggrek tujuan

Oleh Ambrosius Harto M
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/AMBROSIUS HARTO

Interaksi antara komunitas kopi dan penumpang kereta api (KA) di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Rabu (31/1). Komunitas kopi menerima ajakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mempromosikan kopi Nusantara kepada masyarakat, khususnya penumpang KA. Promosi dengan cara membagikan kopi secara cuma-cuma kepada penumpang KA yang telah memiliki aplikasi KAI Access pada telepon seluler merupakan pola baru untuk membuka pasar kopi kepada publik.

Seteguk kopi fermentasi tiga bulan segera menambah hangat tubuh yang terserang kantuk pada pagi yang cerah di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Jawa Timur, Selasa (30/1). Ingin rasanya berlama-lama menikmati dan menggali cerita tentang kopi nikmat dan tak pahit itu. Namun, KA Argo Bromo Anggrek tujuan akhir Stasiun Gambir, Jakarta, segera berangkat. Cerita terpaksa ditunda.

Seteguk kopi dari sloki pemberian Fadil Hamerang, anak muda yang sedang mengembangkan usaha kopi di Jawa Barat, tetap terngiang saat mencoba menikmati perjalanan menuju Ibu Kota dalam kecepatan 80-90 kilometer per jam. Di kabin eksekutif yang mewah, resik, dan sejuk itu ternyata sulit untuk mengusir kebosanan. Padahal, perjalanan baru satu jam dari jadwal sembilan jam menurut jadwal.

Editor:
Bagikan
Memuat data..