logo Kompas.id
NusantaraLongsor Ancam Sumbar

Longsor Ancam Sumbar

Oleh
· 2 menit baca

BUKITTINGGI, KOMPAS — Bahaya tanah longsor mengancam jalur mudik di Sumatera Barat yang menuju Jambi dan Riau. Sebagian material longsor masih teronggok di pinggir jalan dan masih bisa sewaktu-waktu terjadi lagi sehingga mengancam kelancaran arus lalu lintas. Berdasarkan pengamatan Tim Susur Mudik Kompas, akhir Mei lalu, ancaman longsor terdapat di Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya, di arah perbatasan ke Jambi. Sebuah bukit di tepi jalan mengalami longsor sehingga sebagian badan jalan tertutup batu. Badan jalan juga berlubang-lubang dan aspal terkelupas. Pengemudi harus melaju pelan di kawasan itu. Di Dharmasraya, kerusakan jalan terdapat di Sungai Rumbai, Sitiung, Sungai Dareh, dan Sungai Kambuh. Di kawasan itu banyak lubang serta aspal yang mengelupas. Longsor juga mengancam jalur pemudik di perbatasan Sumbar dan Riau. Di Kabupaten Limapuluh Kota, setelah Jembatan Kelok Sembilan ke arah Riau, banyak jalan yang ditimpa material longsor. Sebagian badan jalan ada yang longsor. Tanggul penahan longsor hancur ditimpa batu besar."Kecepatan harus dijaga agar tidak menabrak material longsor di tikungan karena jalanan di sini berliku-liku," kata Hari, pengemudi dari Bukittinggi.Di Banten, perbaikan jalan untuk arus mudik masih berlangsung. Pekerjaan itu akan dihentikan tujuh hari jelang Lebaran. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banten Hadi Soeryadi, jalan-jalan yang diperbaiki antara lain di Kabupaten Serang, tepatnya di Ciruas dan Cikande, serta Kabupaten Tangerang di Balaraja. Kereta api PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi IV Semarang menyiapkan tiga kereta api tambahan untuk angkutan Lebaran 2017 dengan total kursi ekstra 29.480 unit. Ketiga kereta api tambahan untuk rute Semarang-Jakarta, 15 Juni-6 Juli. Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang Edy Kuswoyo mengatakan, ketiga kereta api (KAQ) tambahan itu KA Argo Sindoro dan Argo Muria, masing-masing berkapasitas 350 kursi serta KA Tawang Jaya dengan 640 kursi. Di Surabaya, Kepala Humas PT KAI Daop VIII Gatut Sutiyatmoko mengatakan, enam kereta tambahan telah disiapkan untuk 15 Juni-11 Juli. Keenam kereta itu ialah KA Sembrani Lebaran, KA Kertajaya, KA Pasundan, KA Sancaka, KA Gajayana, dan KA Matarmaja."Kami sedang berkoordinasi dengan PT INKA untuk penambahan KA Gaya Baru Malam Selatan Lebaran," kata Gatut.Dengan penambahan tujuh kereta, terdapat tambahan kursi 45.000 per hari. Ketersediaan tiket KA kelas ekonomi di wilayah Daop VIII hingga pekan ini tersisa 20 persen. (ECA/BAY/KRN/ADY)

Editor:
Bagikan